IODOMETRI ADALAH PDF

Sign up with Facebook Sign up with Twitter. I don't have a Facebook or a Twitter account. Research and publish the best content. Try Business. Join Free. No tag on any scoop yet.

Author:Zujinn Golmaran
Country:Dominican Republic
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):20 June 2005
Pages:195
PDF File Size:4.44 Mb
ePub File Size:19.63 Mb
ISBN:767-8-84080-187-9
Downloads:49399
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Golabar



Embed Size px x x x x Mennetukan kadar Cl2 dalam serbuk pemutih. Dalam titrasi oksidimetri meliputi dua titrasi yaitu titrasi permanganometri melibatkan senyawa KMnO4 dan titrasi iodo-iodimetri melibatkan ion I-.

Titrasi iodo-iodimetri adalah salah satu metode titrasi yang didasarkan pada reaksi oksidasi-reduksi. Metode titrasi langsung dinamakan iodimetri mengacu kepada titrasi dengan suatu iod standar. Sedangkan metode titrasi tak langsung dinamakan iodometri adalah berkenaan dengan titrasi dari iod yang dibebaskan dalam reaksi kimia. Dari pengertian diatas maka titrasi iodometri dapat dikategorikan sebagai titrasi kembali.

Iodida adalah reduktor lemah dan dengan mudah akan teroksidasi jika direaksikan dengan oksidator kuat. Iodida tidak dipakai sebagai titran, hal ini disebabkan karena faktor kecepatan reaksi dan kurangnya jenis indikator yang dapat dipakai untuk iodida. Oleh sebab itu titrasi kembali merupakan proses titrasi yang sangat baik untuk titrasi yang melibatkan iodida.

Senyawa iodida umumnya KI ditambahkan secara berlebih pada larutan oksidator sehingga terbentuk I2. I2yang terbentuk adalah ekuivalen dengan jumlah oksidator yang akan ditentukan. Jumlah I2ditentukan dengan menitrasi I2dengan larutan standar tiosulfat umumnya yang dipakai adalah Na2S2O3 dengan indikator amilum, jadi perubahan warnanya dari biru tua kompleks amilum-I2sampai warna ini tepat hilang.

Dalam kebanyakan titrasi langsung dengan iod iodimetri , digunakan suatu larutan iod dalam kalium iodida, dan karena itu spesi reaktifnya adalah ion tri-iodida, I Larutan-larutan iodin standar dapat dibuat melalui penimbangan langsung iodin murni dan pengenceran dalam labu volumetrik.

Iodin akan dimurnikan oleh sublimasi dan ditambahkan ke dalam larutan KI yang konsentrasinya diketahui yang ditimbang secara akurat sebelum dan sesudah penambahan iodin. Namun demikian, biasanya larutan tersebut distandarisasi terhadap larutan standar primer seperti As2O3. Namun demikian, jika konsentrasi ion hidrogen diturunkan, reaksi dipaksa bergeser ke kanan sehingga bisa digunakan untuk titrasi.

Biasanya larutannya disangga pada pH sedikit diatas 8 menggunakan natrium bikarbonat Underwood, Kelemahan larutan iod adalah Larutan iod adalah oksidator lemah, tak stabil karena mudah menguap.

Dapat mengoksidasi karet, gabus dan zat-zat organik lainnya. Natrium tiosulfat biasanya dibeli sebagai pentahidrat, Na2S2O3. Larutan-larutan tersebut tidak stabil dalam jangka waktu lama, sehingga boraks atau natrium karbonat sering ditambahkan sebagai bahan pengawet.

Berat ekivalen dari Na2S2O3. Banyak agen pengoksidasi kuat, seperti garam permanganat, garam dikromat, dan garam serium IV , mengoksidasi tiosulfat menjadi sulfat, namun reaksinya tidak kuantitatif. Reaksi bromat berjalan lebih lambat, namun kecepatannya dapat ditingkatkan dengan menaikkan konsentrasi ion hidrogen. Biasanya sejumlah kecil ammonium molibdat ditambahkan sebagai katalis. Kerugian utama dari kedua garam ini sebagai standar primer adalah berat ekivalnnya yang kecil.

Dalam setiap kasus berat ekivalen adalah seperenam dari berat molekular, dimana berat ekivalen KIO3 adalah 35,67 dan KBrO3 adalah 27, Untuk menghindari kesalahan yang besar dalam menimbang, petunjuk-petunjuk biasa mensyaratkan penimbangan sebuah sampel yang besar, pengenceran di dalam labu volumetrik dan menarik mundur alikuot. Garam kalium asam iodat, KIO3. HIO3 dapat digunakan sebagai standar primer namun berat ekivalnnya juga kecil, seperduabelas dari berat molekularnya, 32, Underwood, Adapun cara standarisasi larutan tiosulfat dengan kalium iodat dilakukan dengan cara sebagai berikut : Timbang kurang lebih mg kalium iodat yang sudah dikeringkan pada suhu C secara seksama, larutkan dalam 25 ml air yang telah dididihkan.

Tambahkan 2 gram kalium iodida yang bebas iodat dan 5 ml HCl pekat dalam erlenmeyer bertutup. Iodium yang dibebaskan dititrasi dengan natrium tiosulfat yang akan dibakukan sambil terus dikocok. Bila larutan menjadi kuning pucat tambah ml air dan 3 ml larutan kanji. Titrasi dilanjutkan sampai warna biru tepat hilang tidak berwarna. Bila 1 tetes larutan I20,1 N dimasukkan kedalam ml aquadest akan memberikan warna kuning muda, sehingga dapat dikatakan bahwa dalam suatu larutan yang tidak berwarna I2dapat berfungsi sebagai indikator.

Warna dari larutan iodin 0,1 N cukup intens sehingga iodin dapat bertindak sebagai indikator bagi dirinya sendiri. Iodin juga memberikan warna ungu atau violet yang intens untuk zat-zat pelarut seperti karbon tetraklorida dan kloroform dan terkadang kondisi ini digunakan untuk mendeteksi titik akhir titrasi.

Namun demikian, suatu larutan penyebaran koloidal dari kanji lebih umum digunakan, karena warna biru gelap dari kompleks iodin-kanji bertindak sebagai tes yang sensitif untuk iodin. Underwood, Komponen utama kanji yaitu amilosa dan amilopektin.

Amilosa memiliki rantai lurus dan memberikan warna biru jika bereaksi dengan iodium. Amilopektin memiliki rantai bercabang dan memberikan warna merah violet jika bereaksi dengan iodium. Keuntungan penggunaan kanji adalah harganya murah, sedangkan kerugiannya adalah tidak mudah larut dalam air dingin, tidak stabil pada suspensi dengan air, karenanya dalam proses pembuatannya harus dibantu dengan pemanasan.

Penambahan indikator kanji sebaiknya dilakukan pada saat medekati titik akhir titrasi karena iod dengan kanji membentuk kompleks yang berwarna biru yang tidak larut dalam air dingin sehingga dikhawatirkan mengganggu penetapan titik akhir titrasi. Karena adanya kelemahan ini, dianjurkan pemakaian kanji natrium glukonat yang mana indikator ini tidak higroskopis; cepat larut dan stabil dalam penyimpanan; tidak membentuk kompleks yang tidak larut dengan iodium sehingga boleh ditambahkan pada awal ti.

Titrasi Iodo-Iodimetri Download Report. View Download Category Documents. Iodo Em Debate Documents. Titrasi Permanganometri. Titrasi Argentometeri Documents. Laporan Praktikum Iodimetri Iodometri Documents.

EL DOSEL SAGRADO BERGER PDF

Laporan Praktikum Penentuan Kadar Vit c Dengan Titrasi Iodometri

Embed Size px x x x x Zat pertama akan direduksi dengan. View Download 92 Category Documents. Widya Kusumaningrum 2. Ipa Ida Rosita 3.

TRATAMIENTOS TERMOQUIMICOS PDF

Penentuan Kadar Cuso4 Dengan Titrasi Iodometri

Embed Size px x x x x Mennetukan kadar Cl2 dalam serbuk pemutih. Dalam titrasi oksidimetri meliputi dua titrasi yaitu titrasi permanganometri melibatkan senyawa KMnO4 dan titrasi iodo-iodimetri melibatkan ion I-. Titrasi iodo-iodimetri adalah salah satu metode titrasi yang didasarkan pada reaksi oksidasi-reduksi. Metode titrasi langsung dinamakan iodimetri mengacu kepada titrasi dengan suatu iod standar.

DEVELOP SUPER POWER MEMORY HARRY LORAYNE PDF

Titrasi Iodo-Iodimetri

.

Related Articles